Jika datang pagi maka janganlah menunggu tibanya sore. Pada hari ini Kita hidup, bukan di hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan kejelekannya,dan bukan pula hari esok yang belum tentu datang. Hari ini dengan mataharinya yang menyinari, adalah hari Anda. Hari kita semuanya.

Hanya untuk hari sajalah seharusnya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras.

Keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akhlak, kerelaan dengan semua yang Tuhan berikan, perhatian terhadap keadaan sekitar, perhatian pada jiwa dan raga, serta bersikap sosial terhadap sesama.

Hanya untuk hari ini saja, saat mana Anda hidup. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar membagi setiap jamnya.



Karena saya hidup untuk hari ini saja maka saya akan hidup untuk mengucapkan:

"Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah bersama mataharimu. Aku tidak akan menyesali kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedetikpun untuk mengingatmu., apalagi untuk menyesalimu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali lagi."

"Wahai masa depan, yang masih berada dalam lingkar misteri, aku tidak akan pernah bergelut dengan mimpi-mimpi dan tidak akan pernah menjual diri untuk ilusi. Aku tidak memburu sesuatu yang belum tentu ada karena esok hari tidak berarti apa-apa, esok hari adalah sesuatu yang belum diciptakan, dan tidak pantas dikenang. Namun wajib untuk dipersiapkan"


"Hari Anda adalah hari ini", adalah ungkapan yang paling indah dalam "kamus kesuksesan", kamus bagi mereka yang menginginkan kehidupan yang sukses dan menyenangkan.
Lantas harus bagaimanakah kita bersikap dalam menghadapi setiap masalah yang muncul pada hari ini? Hanya ada dua pilihan yang bisa kita ambil,Dua pilihan yang akan menghasilkan dua hal yang bisa terjadi sangat bertolak belakang.

“Orang Sukses Selalu Kelebihan Satu Cara ,Orang Gagal Selalu Kelebihan Satu Alasan”

“The Winner sees answer for every problem,The looser sees problem is every answer”


Seorang pemenang selalu melihat jawaban di setiap/masalah.
Sedangkan seorang pecundang selalu melihat masalah di setiap jawaban.
Tentu,ini adalah sebuah pilihan sikap yang menentukan akan menjadi bagaimana kita nanti.
Jika yang kita biasakan memiliki satu alasan di setiap rintangan,pastilah kita akan semakin tenggelam dalam kesulitanan. Sebaliknya,jika kita selalu memiliki satu cara untuk mencari solusi di setiap halangan pastilah kita akan muncul sebagai seorang pemenang.

Bagi saya sendiri melalui proses perjuangan yang saya alami,semua itu mengantarkan pada pengertian bahwa sukses sejati sebenarnya adalah akumulasi dari kegagalan-kegagalan yang mampu kita atasi. Setiap halangan,rintangan,ujian dan cobaan berupa kesulitan dan kegagalan sebenarnya merupakan sarana terbaik dalam melatih dan mematangkan mental kita untuk menjadi pemenang sesungguhnya.



Maka,mari kita pastikan bahwa hari ini kita menjadi insan yang selalu kelebihan satu cara bukan kelebihan satu alasan.





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10670428