hitung hitung mengisi liburan.

Sebenarnya saya tertarik dengan antena TV rakitan yang telah di tulis di blog
http://mulyantogoblog.wordpress.com/...at-antenna-tv/

Untuk itu saya coba buat tanpa booster. Mumpung caranya mudah dan biayanya murah


Okay, langkah awal yah pastinya sediakan bahan dulu:


1 meter seng plat ukuran 1 meter x 50 cm (Rp. 12.000,-) he he he bahan nya cuman itu saja


Spoiler for showpict:


Berikutnya sediakan mistar, marker (spidol) dan gunting, tidak usah gunting seng, gunting kertas saja sudah bisa.


Spoiler for showpict:


Langkah selanjutnya memotong plat sesuai model ukurannya, antena ini terdiri dari 2 baqian saja yaitu driver (model dasi kupu kupu) dan reflektor, reflektornya berukuran 35cm x 50cm sedang drivernya di potong sesuai model gambar dibawah.


Spoiler for showpict:


Kurang lebih hasil potongannya seperti ini nih.. model drivernya mirip dasi kupu kupu. Di situ lah nanti akan dipasang kabel tv nya, nati terserah anda mau pakai baut atau di solder langsung di plat sengnya yang penting terpasang di kedua driver antena tersebut.


Spoiler for showpict:


Kemudian tahap berikutnya menyempurnakan modelnya seperti gambar berikut:


Spoiler for showpict:


Antara driver dan reflektor dipasang balok kayu dengan panjang 11cm.

Setelah itu hubungkan kedua driver antena tersebut ke kabel TV. Dan antena siap digunakan

Kurang penampakan antena setelah dipasang seperti ini:


Spoiler for showpict:


Dari hasil testing awal, dengan tinggi hanya 5 meter cuman sinyal a*teve dan tran*7 yang kurang bagus penerimaannya setelah posisi anten dinaikkan lagi sampai ketinggial 7 meter semua channel sudah bersih. Sayang dalam hal ini gambar di tv tidak sempat di capture.


Tapi untuk coba coba dari pada beli antena yang sudah jadi tidak ada salah nya di coba. dengan biaya murah dan sedikit berkeringat kita sudah bisa menikmati siaran TV yang bersih.



Updated... (30 Maret 2010)


Karena adanya beberapa pertanyaan bagaimana memasang kabel TV di antenanya maka tadi pagi antena tersebut saya turunkan untuk saya foto langsung. Berikut saya tambahkan beberapa foto.


Saya sendiri menggunakan baut untuk memperkuat ikatan kabel tv yang terpasang di antena tersebut, kalo dari blog sumber lebih disarankan disolder supaya mengurangi bintik dilayar. kurang lebih penampakannya seperti ini (maaf ya gambarnya agak kecil krn motretnya pake hp jadul)


Spoiler for showpict:

Spoiler for showpict:


Saya menambahkan 2 baut kecil tambahan di antena tersebut untuk memperkuat ikatan kabel antena TV


Spoiler for showpict:


Nah ini penampakan setelah antena saya naikkan kembali


Spoiler for showpict:


Nah berikut beberapa stasiun TV swasta yang saya sempat capture gambarnya.


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Spoiler for showpict:


Dan beberapa setasiun TV Lokal


Spoiler for showpict:

Spoiler for showpict:


Kondisi letak posisi rumah saya berada di pinggiran kota makassar dengan antena tersebut sudah cukup bagus menangkap siaran, nah apabila masih kurang antena tersebut bisa ditambahkan booster untuk penguat.. sperti di blog sumber
http://mulyantogoblog.wordpress.com/...at-antenna-tv/


Updated...24 Januari 2011


Wah cuaca buruk yang belakangan ini melanda kota makassar ternyata berdampak buruk terhadap antena rakitan ini, maklum lah reflektornya yang lebar tanpa ada kisi kisi agin begitu juga dengan driver nya yang berbentuk model dasi kupu kupu merupakan sasaran empuk pada saat hujan beserta angin kencang yang menerpanya


Lihat saja kondisinya setelah di hantam badai hujan..


Spoiler for showpict:


Beruntung bukan tiang nya yang rebah, tapi cuman antenanya saja, itupun antenyanya terlepas karena kawat pengikat di tiang alumunium yang saya pasang sudah berkarat sehingga pada saat angin kencang tiba kekuatan kawat pengikatnya gampang putus.


Hari itu juga sudah saya coba turunkan dan membenahinya di beberapa titik termasuk penguat di bagian penahan reflektornya. Alhasil antena kembali naik, tapi setelah di coba siarannya banyak yang berbintik mungkin ada pengaruh waktu kabel yang menggantung pada saat antena itu terlepas... sehingga banyak kawat serabut yang putus didalam kabelnya. yah.. siap siap ganti kabel antena TV deh..heheh...


Siapa tahu ada rekan rekan yang lain yang mungkin dapat membuatnya dalam bentuk yang lebih aerodinamis seperti model model keluaran pabrik saat ini sehingga aman dari terpaan angin






sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7196331