Buruh harian lepas sedang menyelesaikan proyek pemasangan kabel listrik di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (27/12). Menurut catatan Bank Dunia, upah buruh di Indonesia masih memprihatinkan, lebih murah dari China dan Vietnam.

Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Nasib buruh hingga akhir tahun 2011 masih memprihatinkan seperti upah rendah dan jam kerja yang tinggi. Hasan Alhabshy/detikcom

Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Berbagai problematika perburuhan bermunculan seperti minimnya upah (UMK/UMP/UMR), minimnya lapangan pekerjaan dan rendahnya kualitas SDM. Hasan Alhabshy/detikcom.

Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Bank Dunia mengungkapkan pada tahun 2011 rata-rata upah buruh di Indonesia masih di bawah upah di China dan Vietnam. Hasan Alhabshy/detikcom

Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Saat ini hanya 30 persen buruh formal yang menjadi peserta Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja). Hasan Alhabshy/detikcom.

Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Aktifitas buruh dengan resiko kecelakaan tinggi banyak tidak tertolong dengan akses kesehatan yang tidak baik.Hasan Alhabshy/detikcom.



Upah Buruh Masih Memprihatinkan
Berbagai langkah sering dilakukan para buruh untuk merubah nasib mereka, seperti turun ke jalan berdemonstrasi menuntut agar upah dan nasib mereka diperhatikan, namun nasib mereka hingga kini masih kurang diperhatikan. Hasan Alhabshy/detikcom





sumber :http://foto.detik.com/readfoto/2011/12/27/195247/1800846/157/1/upah-buruh-masih-memprihatinkan